Nilai Ekspor Ekraf Semester I-2024 Capai US$ 12,36 Miliar, Ini 5 Negara Tujuan Terbesar!
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyebutkan nilai ekspor untuk sektor ekonomi kreatif atau ekraf hingga Semester I-2024 sebesar US$ 12,36 miliar atau sekitar Rp 197,2 triliun.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya mengungkapkan capaian tersebut meningkat 4,46% jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy).
"Nilai ekspor kreatif diperoleh US$ 12,36 miliar, nilai ini menunjukkan adanya peningkatan 4,46% bila dibandingkan dengan periode sama dengan tahun lalu," ucap Nia dalam konferensi pers secara daring, Senin (12/8/2024).
Baca Juga
Nia pun menjelaskan, nilai ekspor ekonomi kreatif Semester I-2024 tersebut telah mencapai 4,89% dari total target yang telah ditetapkan Kemenparekraf pada 2024 ini, yakni senilai US$ 27,53 miliar.
Nilai ekspor ekraf tersebut menurut Nia disumbang paling banyak dari subsektor fashion, yakni senilai US$ 6.767,62 juta, kemudian kriya sebesar US$ 4.755 juta. Adapula dari subsektor kuliner sebesar US$ 829,66 juta, dan penerbitan US$ 6,15 juta.
Sementara itu, 5 negara tujuan ekspor yang paling besar dari ekonomi kreatif di antaranya datang dari Amerika Serikat. Kemudian diikuti oleh Swiss, Jepang, Hong Kong, dan India.
Baca Juga
"Amerika Serikat menjadi pangsa pasar ekspor terbesar, Hong Kong masih berada dalam top 5 sedangkan India pertama kali masuk dala 5 besar," tandas Nia.

