Top 10 Produksi Migas Nasional hingga Semester I-2024: Pertamina Hulu Rokan dan BP Berau Juaranya
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah merilis daftar 10 produksi minyak dan gas bumi (migas) terbanyak hingga Semester-I 2024. Pertamina Hulu Rokan dan BP Berau berada di urutan teratas. Sedangkan secara keseluruhan, Pertamina mendominasi produksi minyak nasional yakni sebesar 57% dan gas bumi sebesar 32%.
Untuk produksi minyak secara keseluruhan hingga Semester-I 2024 adalah sebesar 578.272 barrel oil per day (BOPD). Dari jumlah tersebut, Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyumbang produksi 157.226 BOPD dan menempati posisi pertama.
Kendati demikian, angka tersebut sebetulnya mengalami penurunan jika dibandingkan produksi minyak PHR pada tahun 2023, di mana mereka berhasil mencatatkan 161.623 BOPD.
Baca Juga
Lifting Minyak Semester I-2024 Tak Capai Target, SKK Migas Ungkap Alasannya
Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Exxonmobil Cepu. Produksi minyak mereka di Semester I-2024 adalah 143.946 BOPD. Sama dengan PHR, angka ini juga mengalami penurunan jika dibandingkan produksi di 2023, di mana Exxonmobil Cepu mampu mencatatkan 155.444 BOPD tahun lalu.
“Yang paling besar sekarang adalah Pertamina Hulu Rokan. Di 2023 saja kontribusinya 161.623 BOPD. Kemudian disusul oleh Exxon, Pertamina EP, dan lain-lainnya,” ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif di Kantor Ditjen Migas, belum lama ini.
Kemudian, untuk produksi gas hingga Semester I-2024 secara keseluruhan adalah sebesar 6.635,99 million standard cubic feet per day (MMSCFD). Angka tersebut mengalami sedikit kenaikan dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 6.630,30 MMSCFD.
Baca Juga
Lifting Migas Pertamina Hulu Rokan Capai 59 Juta Barel di 2023
Di sektor gas ini, BP Berau tercatat menghasilkan produksi paling banyak hingga Semester I-2024 dengan 1.745,04 MMSCFD. Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Pertamina EP dengan produksi mencapai 813,88 MMSCFD.
“Kemudian di gas ini sekarang juaranya adalah BP Berau Tangguh ada 1.467 MMSCFD dan akan meningkat di tahun 2024. Nah ini kalau minyak kita lihat ada angka penurunan, tapi kalau di gas ini kita lihat ada angka kenaikan. Ini belum masuk lagi yang lapangan barunya ini,” sebut Arifin Tasrif.
Berikut daftar top 10 produksi migas nasional:

