Mitratel (MTEL) Bakal Tambah 14.000 Kabel Fiber Optik Tahun Ini
LABUAN BAJO, investortrust.id - Emiten menara telekomunikasi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) akan menambah jaringan kabel serat optiknya sepanjang 14.000 km hingga akhir tahun ini.
Ekspansi tersebut dilakukan untuk mendukung operasional menara stasiun pemancar atau base transceiver station (BTS).
Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko mengatakan, pihaknya akan terus menambah jaringan kabel serat optik yang terhubung ke menara (fiber to the tower/FTTT). Saat ini, panjang kabel serat optik yang sudah digelar oleh anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk itu mencapai 37.602 kilometer.
Penambahan jaringan kabel serat optik dilakukan oleh Mitratel sejalan dengan kebutuhan operator seluler yang berlomba-lomba menghadirkan internet cepat ke daerah yang menjadi target pasar. Tak terkecuali jaringan 5G yang kini sudah bisa dinikmati di ratusan lokasi di Indonesia.
Baca Juga
Mitratel (MTEL) Incar Rasio Pengguna Menara 1,56 Kali, Kinerja Tumbuh 8% Tahun 2024
"Di mana 7.500 km-nya sedang tahap pembangunan, nah kita masih ada PR (pekerjaan rumah) lagi 6.500 km di sisa waktu sampai dengan akhir tahun kita optimis ltis hal tersebut bisa kita raih, proses diskusi, planning (perencanaan) bersama dengan seluruh tenant (operator seluler pengguna menara) sudah kita lakukan," katanya dalam acara Media Gathering Mitratel 2024 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (5/8/2024).
Teddy menegaskan akan terus menambah aset, tak terkecuali jaringan kabel serat optik baik secara organik maupun inorganik, termasuk adanya potensi pelepasan aset dari operator telekomunikasi.
Pada kesempatan yang sama Direktur Bisnis Mitratel Agus Winarno mengatakan saat ini sudah menyambungkan 11.000 menara BTS dengan jaringan kabel serat optik atau melakukan fiberisasi. Adapun, sisanya masih didukung oleh jaringan gelombang mikro atau microwave yang seiring dengan meningkatnya kebutuhan layanan data berkecepatan tinggi akan ikut ditingkatkan ke jaringan kabel fiber optik.
Baca Juga
Selain untuk mendukung layanan data bekecepatan tinggi dari masing-masing tenant atau operator seluler, Mitratel juga menyiapkan jaringan kabel serat optiknya untuk layanan pusat data.
Mitratel akan bermain di bisnis pusat data dalam kota yang membutuhkan menara BTS dan jaringan kabel serat optik untuk mengirimkan data ke tenant. Adapun, menara BTS yang dimaksud adalah menara mikro atau small cell yang dirancang khusus untuk mendukung lalu lintas data berkecepatan tinggi.
“Sekarang makin masif hyperscale data center yang membutuhkan (jaringan telekomunikasi) dengan hambatan atau latensi (jeda koneksi) rendah. Nah nanti, data center di site kami ada di dalam kota dan paling dekat dengan pelanggan. Makin bagus karena latensinya makin rendah,” ujarnya.
Layanan pusat data Mitratel merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi Telkom selaku induk usahanya sebagai partner penyedia bisnis konektivitas digital (digital connectivity), platform digital (digital platform) dan layanan digital (digital service) untuk domestik maupun regional yang terintegrasi.

