Menteri ESDM Kasih Bocoran soal BBM Jenis Baru
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah berencana memproduksi dan menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, yakni BBM yang lebih rendah sulfur. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif pun memberikan sejumlah update terkait BBM jenis baru ini.
Arifin mengungkapkan, upaya ini dilakukan dalam rangka menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Apalagi Indonesia juga ditarget untuk mewujudkan net zero emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.
“Lagi dimatangkan (produksinya). Ya memang harus produknya rendah sulfur,” kata Arifin Tasrif usai mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (31/7/2024).
Baca Juga
2 Hal Ini Jadi Pembahasan Draf Revisi Perpres soal Pembatasan BBM Bersubsidi
Disampaikan oleh Arifin Tasrif bahwa PT Pertamina (Persero) telah mendapat penugasan dari pemerintah untuk mengkaji terkait dengan penerapan BBM jenis baru ini. Maka dari itu, penerapannya tidak bisa dilakukan secara buru-buru.
“Nanti kita lihat, lagi dikaji. Belum tahu (kapan BBM rendah sulfur ini dirilis),” sebutnya.
Sementara itu, terkait dengan apakah BBM jenis baru ini akan masuk dalam golongan subsidi atau non-subsidi, Arifin mengatakan bahwa ini juga masih dalam pembahasan di antara para pemangku kepentingan.
Baca Juga
Draf Revisi Perpres soal Pembatasan BBM Subsidi Sudah Diserahkan ke Jokowi
Pada kesempatan sebelumnya, Arifin menjelaskan, pemerintah sedang mencari bahan pencampur yang bisa digunakan untuk mengurangi tingkat sulfur dari BBM. Diketahui saat ini tingkat sulfur pada BBM berada di level 500 parts per million (ppm).
“Kan kalau standarnya Euro 5 sudah harus di bawah 50 ppm. Tapi menuju itu kan ada ongkosnya,” terang dia.

