Wow, Investasi Microsoft di Malaysia Lampaui Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Setelah Indonesia, Microsoft Corp menyatakan komitmen investasinya di Malaysia. Tak tanggung-tanggung, nilai investasinya mencapai US$ 2,2 miliar atau lebih besar dibandingkan dengan komitmen investasinya di Indonesia sebesar US$ 1,7 miliar.
Komitmen investasi raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu di Malaysia dinyatakan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Microsoft Satya Nadella saat bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Kamis (2/4/2024) lalu di Putrajaya.
“Terima kunjungan hormat Pengerusi dan Ketua Pegawai Eksekutif Microsoft, Satya Nadella, serta delegasi di Putrajaya hari ini. Satya memaklumkan bahawa gergasi teknologi Microsoft bersetuju untuk menambah pelaburan berjumlah USD 2.2 billion [RM 10.5 billion] dalam tempoh 4 tahun mendatang [Menerima kunjungan kehormatan CEO Microsoft Satya Nadella dan delegasi di Putrajaya hari ini. Saya mengumumkan bahwa perusahaan teknologi Microsoft sepakat menambah investasinya senilai US$ 2,2 miliar hingga empat tahun mendatang,” tulis Anwar melalui akun X atau Twitter @anwaribrahim_my dikutip Senin (6/5/2024).
Baca Juga
Setelah Bos Apple dan Microsoft, Giliran Elon Musk yang Dilobi untuk Datang ke Indonesia
Nilai investasi tersebut diklaim sebagai nilai investasi Microsoft terbesar selama 32 tahun di Malaysia.
Anwar Ibrahim menjelaskan bahwa investasi senilai US$ 2,2 miliar di Malaysia akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur komputasi awan (cloud) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Kemudian menciptakan 300.000 talenta digital yang fokus pada kecerdasan buatan dan mendirikan Pusat Keunggulan AI Nasional.
Tidak hanya itu, Microsoft juga akan meningkatkan kemampuan keamanan siber Malaysia. Dukungan juga diberikan oleh perusahaan yang didirikan Bill Gates itu ke komunitas pengembang (developer) perangkat lunak atau sistem operasi.
Baca Juga
Investasi Jumbo US$ 1,7 Miliar di Indonesia, Ini Penjelasan Bos Microsoft Nadella
Menurut Anwar Ibrahim, investasi jumbo Microsoft di Malaysia menunjukkan adanya kepercayaan terhadap basis ekonomi negara yang kuat, kebijakan yang jelas dan fokus, serta stabilitas politik.
“Pelaburan dan selari akan menjadi pendukung utama fokus Kerajaan dalam membangunkan kapasiti AI negara [Investasi ini akan menjadi pendukung utama dalam fokus Kerajaan Malaysia untuk meningkatkan kapasitas pengembangan kecerdasan buatan di negara tersebut],” tulisnya.

