Perkuat UMKM Perempuan, Wapres Gibran Janjikan Fasilitas Pemasaran Inklusif
JAKARTA, investortrust.id – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memberikan perhatian khusus bagi para pelaku usaha perempuan dalam upaya menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam pertemuan dengan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (14/4/2026), Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk mempermudah akses pasar bagi produk lokal.
Fokus utama dalam diskusi tersebut adalah sinkronisasi program pemerintah pusat agar benar-benar menyentuh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga ke tingkat akar rumput. Wapres menekankan agar stimulus yang disiapkan kabinet Prabowo-Gibran dapat diakselerasi pemanfaatannya oleh organisasi seperti IPEMI.
Baca Juga
Telkom Gelar Pelatihan 260 UMKM Perempuan Kuasai AI, Dorong Jadi Kreator Digital
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah hambatan pemasaran yang sering dialami pelaku usaha kecil. Wapres Gibran berjanji akan mengikhtiarkan penyediaan sarana pemasaran yang lebih inklusif dan tidak membebani para pengusaha.
"Beliau (Wapres) insyaallah akan mengikhtiarkan dari sisi sarana dan fasilitas pemasaran yang tidak memberatkan para pelaku UMKM untuk bisa menampilkan (*display*) produk-produknya," ungkap Ketua Umum Ipemi, Ingrid Kansil, seusai pertemuan tersebut.
Langkah ini diambil agar produk-produk hasil karya pengusaha perempuan Indonesia memiliki daya saing yang kuat dan akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat domestik maupun internasional.
Menanggapi arahan Wapres, Ipemi menyatakan kesiapannya menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan realita di lapangan. Mengingat jaringan organisasi yang sudah mencapai tingkat kecamatan dan desa, Ingrid memastikan Ipemi siap membantu distribusi program kementerian.
"Kami selalu siap mendukung kebijakan kabinet Pak Prabowo dan Mas Gibran. Kami siap menjadi organisasi yang mendistribusikan program-program dari seluruh kementerian karena kami sudah berada di seluruh Indonesia," tambah Ingrid.
Baca Juga
Pertemuan ini menjadi bagian dari semangat kolaborasi yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Pemerintah memandang pemberdayaan pengusaha perempuan adalah salah satu kunci keberlanjutan ekonomi nasional.
Ingrid berharap kolaborasi strategis ini dapat terus berkembang sehingga kontribusi sektor UMKM terhadap produk domestik bruto (PDB) terus meningkat, seiring dengan semakin banyaknya pengusaha perempuan yang naik kelas.

